ATM (Anjungan Tunai Mandiri / Automatic Teller Machine) adalah salah satu teknologi yang menerapkan konsep Proses Data berbasis Digital. Device ini mempunyai dua bagian penting yaitu Hardware yang terdiri dari Unit Pemroses dalam hal ini PC, serta sistem device interface yang menghubungkan pemakai/User melalui suatu kartu magnetik, dan Software yang berfungsi sebagai interface yang menghubungkan User dengan Sistem dalam kaitan Data (Informasi)
Secara umum ATM dapat saja dibobol karena ATM masih menggunakan prinsip prinsip kebanyakan sistem komputer dalam berinteraksi dengan User, Kira-kira Bagaimana Sih Prinsip Kerja ATM, bagian bagian (Blok) utama nya sebenarnya bagaimana, Sensor atau transduser apa yang dipakai dalam Sistem ATM serta bagaimana sistem Interface yang terpasang disana???
Mohon maaf, pertanyaan2 tersebut sangat khusus ditujukan buat Mahasiswa yang ikut perkuliahan (mengambil Kuliah) Teknik Periferal Interface dengan Saya…

Mesin ATM terdiri dari beberapa bagian secara keseluruhan
- Monitor
- Customer keypad untuk memproses masukan data dari pencetan nasabah di tombol ATM.
- Card reader
- Journal printer
- Receipt Printer
- Combination lock
- Dispenser module Mengeluarkan uang
- Cash cassette
- Reject cassette
- CPU
prinsip kerja atam pada umum nya sama dengan komputer melalui proses dan pengolahan data ,data di masukan berupa kartu yang berisikan sandi dan data selanjut nya di proses oleh mesin melalui beberapa perangkat pengolah data dengan instruksi yang di berikan customer setelah data selesai di olah maka hasil keluar berupa uang dan laporan data proses dan transaksi yang di lakuka.untuk sensor dan tranduser menurut saya sama sama di pakai’
pada dasar nya sistem periperal (antar muka) atm sama dengan komputer tidak jauh berbeda cuma kapasitas penggunaan yang berbeda
itulah komentar saya,mungkin bapak bisa menjelaskan nya lebih lanjut terima kasih
HAPPY NEW YEAR MUHARRAM,1St 1429 H
Prinsip kerja dari mesin ATM:
Magnetic strip merupakan suatu bentuk plastik pendek yang dilapisi dengan sistem magnit dan biasanya dilekatkan pada kartu kredit ataupun kartu berharga lainnya. Pada magnetic strips biasanya tertulis data pribadi pemegang kartu, yang berisi nomor rekening, nomor pribadi serta kode access-nya. Dan tulisan ini ditulis dalam bentuk kode-kode tertentu, dan hanya bisa dibaca oleh komputer yang dilengkapi dengan mesin khusus untuk kartu magnetic strip tersebut.
Mesin uang yang digunakan untuk membaca kartu dengan plastic magnetic-strips ini kemudian dikenal sebagai ATM (Automated Teller Machine). Untuk menggunakannya, pemakai harus memasukkan kartu yang dimiliki kedalam mesin khusus atau mesin ATM serta memasukkan nomor sandi, serta jumlah uang yang akan diambil. Nomor sandi ini kemudian dikirim melalui jaringan telpon kekomputer pusat. Komputer akan melihat, apakah yang bersangkutan memiliki uang simpanan atau tidak.
Jika memiliki, maka sinyal ini dikirim lagi ke-ATM dan untuk kemudian, ATM akan mengeluarkan sejumlah uang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Disamping itu, pemakai juga bisa melihat informasi saldo dari tabungan yang dimilikinya, rekening giro ataupun deposito-nya. Pemindahan bukuan secara otomatis akan dilakukan oleh komputer. Pada ATM (Automated Teller Machine) juga terdapat suatu satelit yang akan mengirimkan informasi tersebut kekomputer pusat.
Sistem ATM terdiri dari:
1. Stasiun kerja yang dapat diakses dengan kartu khusus atau disebut juga dengan mesin ATM
2. Remote Computer yang menyimpan dan memperbarui catatan pelanggan dan mengesahkan serta melaksanakan transaksi
3. Hubungan telekomunikasi antara mesin ATM dengan remote computer.
Untuk lebih lengkap dan gambar pembacaan pada kartu ATM akan saya lampirkan melalui Email bapak.Kalau email saya sudah diterima, kasih balasannya kembali,pak. Terima kasih..
Mesin ATM adalah mesin uang yang digunakan untuk membaca kartu dengan plastic magnetic-strips . Untuk menggunakannya, pemakai harus memasukkan kartu yang dimiliki kedalam mesin khusus atau mesin ATM serta memasukkan nomor sandi, serta jumlah uang yang akan diambil. Nomor sandi ini kemudian dikirim melalui jaringan telpon kekomputer pusat. Komputer akan melihat, apakah yang bersangkutan memiliki uang simpanan atau tidak.
Jika memiliki, maka sinyal ini dikirim lagi ke-ATM dan untuk kemudian, ATM akan mengeluarkan sejumlah uang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Disamping itu, pemakai juga bisa melihat informasi saldo dari tabungan yang dimilikinya, rekening giro ataupun deposito-nya. Pemindahan bukuan secara otomatis akan dilakukan oleh komputer. Pada ATM (Automated Teller Machine) juga terdapat suatu satelit yang akan mengirimkan informasi tersebut kekomputer pusat.
Sistem ATM terdiri dari:
1. Stasiun kerja yang dapat diakses dengan kartu khusus atau disebut juga dengan mesin ATM
2. Remote Computer yang menyimpan dan memperbarui catatan pelanggan dan mengesahkan serta melaksanakan transaksi
3. Hubungan telekomunikasi antara mesin ATM dengan remote computer.
Selengkapnya saya lampirkan ke busran_byn@yahoo.com,,,,
Mesin ATM adalah mesin uang yang digunakan untuk membaca kartu dengan plastic magnetic-strips . Untuk menggunakannya, pemakai harus memasukkan kartu yang dimiliki kedalam mesin khusus atau mesin ATM serta memasukkan nomor sandi, serta jumlah uang yang akan diambil. Nomor sandi ini kemudian dikirim melalui jaringan telpon kekomputer pusat. Komputer akan melihat, apakah yang bersangkutan memiliki uang simpanan atau tidak.
Jika memiliki, maka sinyal ini dikirim lagi ke-ATM dan untuk kemudian, ATM akan mengeluarkan sejumlah uang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Disamping itu, pemakai juga bisa melihat informasi saldo dari tabungan yang dimilikinya, rekening giro ataupun deposito-nya. Pemindahan bukuan secara otomatis akan dilakukan oleh komputer. Pada ATM (Automated Teller Machine) juga terdapat suatu satelit yang akan mengirimkan informasi tersebut kekomputer pusat.
Sistem ATM terdiri dari:
1. Stasiun kerja yang dapat diakses dengan kartu khusus atau disebut juga dengan mesin ATM
2. Remote Computer yang menyimpan dan memperbarui catatan pelanggan dan mengesahkan serta melaksanakan transaksi
3. Hubungan telekomunikasi antara mesin ATM dengan remote computer.
Selengkapnya saya lampirkan ke busran_byn@yahoo.com,,,,
Beberapa jenis ATM:
1. ATM (Cash Dispenser) Front Load / Front Door (Buka Depan)
2. ATM (Cash Dispenser) Rear Load / Rear Door (Buka Belakang)
3. ATM (Cash Dispenser with Depository), ATM dengan fasilitas setoran
4. dan jenis lainnya dengan perlengkapan optional disediakan oleh Vendor ATM
Merek ATM:
1. IBM Diebold
2. NCR
3. Siemens
4. Digital
5. dll…
Mesin ATM terdiri dari 2 bagian:
a. Bagian Atas (Upper Compartement):
- Monitor
- Customer keypad
- Card reader
- Journal printer
- Receipt Printer
b. Bagian Bawah (Lower Compartement):
- Combination lock
- Dispenser module
- Cash cassette
- Reject cassette
- CPU
Magnetic Card Reader
Penggunaan ATM oleh nasabah dimungkinkan dengan adanya Kartu ATM. Setelah kartu ATM dimasukkan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader hanya sebagai pembaca dan penerima data. Setelah dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem komputerisasi bank. Karena fungsinya hanya sebagai penerima data maka magnetic card reader tidak memiliki memori yang bisa menyimpan data nasabah.
Data yang Diacak
Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input oleh nasabah. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.
Perlu nasabah ketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data nasabah maupun PIN nasabah. Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) nasabah ke sistem komputer bank bersangkutan.
ATM (Automatic teller machine atau automated teller machine; di Indonesia juga kadang merupakan singkatan bagi anjungan tunai mandiri) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang “teller” manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.
Magnetic Card Reader
Penggunaan ATM oleh nasabah dimungkinkan dengan adanya Kartu ATM. Setelah kartu ATM dimasukkan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader hanya sebagai pembaca dan penerima data. Setelah dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem komputerisasi bank. Karena fungsinya hanya sebagai penerima data maka magnetic card reader tidak memiliki memori yang bisa menyimpan data nasabah.
Data yang Diacak
Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input oleh nasabah. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.
Perlu nasabah ketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data nasabah maupun PIN nasabah. Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) nasabah ke sistem komputer bank bersangkutan.
PRINSIP KERJA ATM
anjungan tunai mandiri atau automatic teller machine (ATM) digunakan nasabah bank untuk melakukan transaksi perbankan. utamanya, kegunaan atm adalah untuk menarik uang secara tunai (cash withdrawal), mengecek saldo, membayar tagihan kartu ponsel, membeli tiket kereta api. dan sebagainya.transaksi lewat atm memerlukan kartu magnetik (ATM) yang terbuat dari plastik dan kode PIN (Personal Information Number ) yang berasosiasi dengan kartu tersebut. PIN terdiri dari 4 angka yang harus dijaga kerahasiaannya oleh pemilik kartu atm, sebab orang lain mengetahui dapat menggunakan kartu atm yang dicuri atau hilang untuk melakukan penarikan uang.
PIN digunakan untuk memverifikasi kartu yang dimasukan oleh nasabah di ATM. proses verifikasi dilakukan dikomputer pusat (host) bank, oleh karena itu harus ada komunikasi 2 arah antara ATM dan komputer host. ATM mengirim pin dan informasi tambahan pada kartu ke komputer host,host melakukan verifikasi dengan cara membandingkan pin yang di entrikan oleh nasabah dengan pin yang disimpan dalam basisdata komputer host, lalu mengirimkan pesan tanggapan ke atm yang menyatakan apakah transaksi dapat dilanjutkan atau ditolak.
prinsip Kerja ATM
Magnetic Card Reader
Penggunaan ATM oleh nasabah dimungkinkan dengan adanya Kartu ATM. Setelah kartu ATM dimasukkan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader hanya sebagai pembaca dan penerima data. Setelah dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem komputerisasi bank. Karena fungsinya hanya sebagai penerima data maka magnetic card reader tidak memiliki memori yang bisa menyimpan data nasabah.
Data yang Diacak
Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input oleh nasabah. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.
Perlu diketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data nasabah maupun PIN nasabah. Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) nasabah ke sistem komputer bank bersangkutan.
Prinsip kerja ATM
Transaksi lewat ATM memerlukan kartu magnetic yang disebut juga kartu ATM. ATM (Anjungan Tunai Mandiri / Automatic Teller Machine) bekerja sebagai input-output sekaligus. Sebagai peranti masukan, ATM memungkinkan pemakai memasukkan nomor PIN, angka uang, dan hal-hal lain yang tersedia pada menu. Adapun sebagai peranti keluaran, ATM memungkinkan pemakai (petugas bank) melihat perintah maupun kode dan angka yang diketikkan pada peranti masukan.
ATM terbuat dari plastic dan kode PIN (Personal Information Number) yang berasosiasi dengan kartu tersebut. PIN terdiri dari 4 angka yang harus dijaga kerahasiannya oleh pemilik kartu ATM yang dicuri atau hilang untuk melakukan penarikan uang.
PIN digunakan untuk memverifikasi kartu yang dimasukkan oleh nasabah di ATM. Proses verifikasi dilakukan di computer pusat (host) bank, oleh karena itu harus ada komunikasi dua arah antara ATM dan computer host, host melakukan verifikasi dengan cara membandingkan PIN yang dientry-kan oleh nasabah dengan PIN yang disimpan dalam basisdata computer host, lalu mengirimkan pesan tanggapan ke ATM yang manyatakan apakah transaksi dapat diterima atau ditolak.
Selama dari ATM kekomputer host, PIN harus dilindungi dari penyadapan oleh orang yang tidak berhak. Bentuk perlindungan yang dilakukan selama transmisi adalah dengan mengenkripsikan PIN. Disisi bank, PIN yang disimpan didalam basisdata juga diankripsi.
Seperti gambar dibawah ini:
Algoritma enkripsi yang digunakan adalah DES dengan mode ECB, karena DES bekerja dengan mengenkripsikan blok 64-bit, maka PIN yang hanya terdiri dari 4 angka (32-bit) harus ditamhah dengan padding bits sehingga panjangnya 64-bit. Padding bits yang ditambahkan berbeda-beda untuk setiap PIN, bergantung pada informasi tambahan pada setiap kartu ATM-nya [PIN02].
Karena panjang PIN hanya 4 angka, maka peluang ditebak sangat besar. Seseorang yang memperoleh kartu ATM curian atau hilang dapat mencoba semua kemungkinan kode PIN yang mungkin, sebab yang ada 104 =10.000 kemungkinan kode PIN 4 angka. Untuk mengatasi masalah ini, maka kebanyakan ATM hanya membolehkan pengentrian PIN maksimum 3 kali, jika 3 kali masih salah maka ATM akan ‘menelan’ kartu ATM. Masalah ini juga menunjukkankan bahwa kriptografi tidak selalu dapat menyelesaikan masalah keamanan data.
Beberapa jaringan ATM sekarang menggunakan kartu cerdas sehingga memungkinkan penggunaan kriptografi kunci public. Kartu ATM pengguna mengandung kunci privat dan sertifikat digital yang ditandatangani oleh card issuer (CI) untuk mensertifikasi kunci publiknya. ATM mengotentikasi kartu dengan cara mengirimkan suatu string kekartu untuk ditangani dengan menggunakan kunci privat, lalu tandatangan tersebut diverifikasi oleh ATM dengan menggunakan kunci public pemilik kartu.
Seperti semua system yang berbasis sertifikat digital, terminal ATM perlu memiliki salinan kunci public card issuer dengan maksud untuk mengvalidasi sertifikat digital. Hal ini direalisasikan dengan menginstalasikan kunci public tersebut kedalam mesin ATM.
untuk lebih jelasnya tentang kartu ATM ini akan saya lampirkan melalui email, kalau email bapak sudah diterima, mohon balasannya,ya pak…
Cara kerja ATM
Magnetic Card Reader
Setelah kartu ATM dimasukkan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader hanya sebagai pembaca dan penerima data. Setelah dibaca, lalu data tersebut dikirim ke sistem komputerisasi bank. Karena fungsinya hanya sebagai penerima data maka magnetic card reader tidak memiliki memori yang bisa menyimpan data.
Data yang Diacak
Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM.
Perlu diketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data maupun PIN . Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) ke sistem komputer bank bersangkutan.
DEFINISI DASAR ATM
Pada ATM seluruh informasi yang akan ditransfer akan dibagi menjadi slot-slot dengan ukuran tetap yang disebut cell. Ukuran cell pada ATM adalah 53 octet (1 octet =8 bits) yang terdiri dari :
48 octet untuk filed informasi, dan
5 octet untuk heaDER.
ATM memiliki karakteristik umum sebagai berikut :
Pada basis link demi link tidak menggunakan proteksi error dan flow control. Pada ATM proteksi error dapat diabaikan karena didasarkan saat ini link demi link dalam network memiliki kualitas yang sangat tinggi, sehingga memiliki BER yang sangat kecil. Dan error control cukup dilakukan end to end saja.Flow control juga tidak dilakukan dalam ATM network karena dengan pengaturan alokasi resource dan dimensioning queue yang tepat maka kejadian queue overflow yang menyebabkan paket loss dapat ditekan. Sehingga probabilitas packet loss antara 10-8 sampai dengan 10-12 dapat dicapai.
ATM beroperasi pada connection oriented mode
Sebelum informasi ditransfer dari terminal ke network, sebuah fase setup logical / virtual connection harus dilakukan untuk menyediakan resource diperlukan. Jika resource tersedia tidak mencukupi maka connection dari terminal akan dibatalkan. Jika fase transfer informasi telah selesai, maka resource yang telah digunakan akan dibebabskan kembali. Dengan menggunakan connection-oriented ini akan memungkinkan network untuk menjamin packet loss yang seminim mungkin.
Pengurangan fungsi header Untuk menjamin pemrosesan yang cepat dalam network, maka ATM header hanya memiliki fungsi yang sangat terbatas. Fungsi utama dari header adalah untuk identifikasi virtual connection (virtual connection identifier =VCI) yang dipilih pada saat dilakukan call setup dan menjamin routing yang tepat untuk setiap paket didalam network serta memungkinkan multiplexing dari virtual connection – virtual connection berbeda melalui satu link tunggal. Selain fungsi VCI, sejumlah fungsi lain yang sangat terbatas juga dilakukan oleh header, terutama terkait dengan fungsi pemeliharaan. Karena fungsi header diabatasi, maka implementasi header processing dalam ATM node sangat mudah / sederhana dan dapat dilakukan pada kecepatan yang sangat tinggi (150 Mbps sampai 2.5 Gbps) dan hal ini akan menyebabkan processing delay dan queuing delay yang rendah.
Definisi dan Karakteristik ATM
Teknologi ATM merupakan salah satu hasil dari upaya standarisasi Broadband Integrated Services Digital Networks (BISDN) yang dilakukan oleh ITU-T pada pertengahan tahun 1980-an. Teknologi ATM sendiri mengacu pada suatu teknik transmisi paket data berkecepatan sangat tinggi dengan menggunakan mekanisme switching dan time division multiplexing yang diterapkan pada sel-sel berukuran tetap dan relatif kecil.
Karakteristik utama dari ATM yang membedakan dengan teknik transmisi lainnya adalah sebagai berikut:
1) Informasi ditransmisikan dalam bentuk sel berukuran tetap (53 byte)
2) Sel-sel tersebut diidentifikasi dengan cara memberi label pada header dari setiap sel.
3) Sel-sel ditransmisikan berdasarkan urutan yang sudah disusun sebelumnya.
Berdasarkan kemampuannya, ATM memiliki kemampuan sebagai berikut:
1) Mendukung layanan untuk semua jenis aplikasi yang ada saat ini dan perkembangan apliksdi di masa datang
2) Memberikan utilisasi sangat tinggi terhadap sumberdaya jaringan
3) Mengurangi kompleksitas pada switching
4) Mengurangi waktu proses pada node perantara dan mendukung transmisi berkecepatan sangat tinggi.
5) Mengurangi besar buffer yang diperlukan pada node perantara untuk menghindari delay dan kompleksitas pengaturan buffer
6) Menjamin performansi yang dibutuhkan oleh aplikasi saat ini maupun pengembangannya di masa datang.
ATM memiliki protokol yang didasarkan pada standarisasi ISDN Ptotocol Reference Model (ISDN PRM) []. Model referensi protokol ATM ini terdiri dari tiga layer sebagai berikut:
• The physical layer (PHY) berfungsi mendifinisikan segala sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan media dan transmisi bit.
• The ATM layer (ATM) berfungsi untuk mendefinisikan format sel dan bagaimana mentransmisikan sel-sel tersebut dari satu titik ke titik lainnya.
• The ATM adaptation layer (AAL) berfungsi untuk memetakan layanan-layanan ATM sesuai dengan kebutuhan user.
Disamping terdiri dari tiga layer di atas, model referensi ini juga terdiri dari 3 bidang (plane), yaitu:
• User Plane (U-Plane) yang memiliki fungsi untuk mentransmisikan informasi dari user secara transparan.
• Control Plane (C-Plane) bertugas untuk mengirimkan informasi-informasi yang diperlukan untuk mengontrol koneksi-koneksi dari user plane (menetapkan/memutuskan suatu koneksi, monitoring karakteristik suatu koneksi, dll.)
• The Management Plane (M-Plane)
salah satu pengembangan dalam teknologi ialah penggunaan garis yang dikodekan pada bagian belakang kartu Bank. untuk membawa imformasi tentang rekening nasabah.di sajikan disini suatu perantara untuk membaca garis .
program mengendalikan pengkodean imformasi pd garis dan gerakan kartu. kartu di indera pada pemutar tekan, penggerak dihidupkan dan kartu di baca.bila tidak baik atau menunjukkan keraguan, kartu akan tersingkirkan oleh alat baca. bila sah kartu akan di kembalikan dimana setiap bit “1″ adalah dua transisi dan tiap bit “0″ adalah satu transisi, per sel bit. jadi, data keluar dari kepala alat baca.bila perlu menulis pada kartu dapat di baca sewaktu masuk dan ditulis sewaku dikembalikan. harus ada rutin perangkat lunak khusus untuk membalik penginderaan data sehingga kartum dapat dibaca kembali kalau dimasukkan.
pengendaliaan yang diperlukan adalah tiga masukkan, penginderaan kartu masuk , pembacaan data serial, penginderaan akhir kartu (mundurkan motor untuk mengembalikan) dan dua keluaran. hidup kan motor (secara otomatis akan mundur, kecuali d matikan ) dan data serial yg akan d tulis jadi separoh 8255 PPI cukup bagi perangkat keras masukan dan keluaran.
selanjutnya diperiksa perangkat keras untuk pembacaan dan penulisan kartu. elektronik untuk penulisan akan membalikkan arus yang lewat kepala tulis, menyebabkan prubahan medan magnet pada baris kartu.bagian pembacaan mendeteksi baik sinyal positif maupun sinyal negatif untuk menjamin pengambilan data yang bebas derau.
PRINSIP KERJA ATM
ATM (Automated Teller Machine) adalah mesin uang yang digunakan untuk membaca kartu dengan plastic magnetic-strips. ATM berguna untuk melakukan sebuah transaksi yang biasanya dilakukan di bank tetapi kita hanya melakukannya dengan bantuan sebuah mesin dengan bantuan kartu yang kita miliki yang telah di access data pribadi pemegang kartu, yang berisi nomor rekening, nomor pribadi, serta kode accessnya.
Mesin ATM berkerja dengan bantuan jaringan yang secara online dengan komputer bekerja melakukan transaksi dengan menggunakan kartu untuk masuk kedalam menu yang ditampilkan pada monitor mesin ATM. Tanpa menggunakan kartu maka tidak akan dapat melakukan transaksi.Saat mesin berhasil membaca data dalam Kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data PIN (Personal Identification Number). PIN ini tidak terdapat di dalam kartu ATM melainkan harus di-input. Kemudian setelah PIN dimasukkan, maka data PIN tersebut akan diacak (di-encrypt) dengan rumus tertentu dan dikirim ke sistem komputerasi bank bersangkutan. Pengacakan data PIN ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain.
PIN yang sudah diacak berikut isi data dari kartu akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses di sistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM. Nasabah akan dapatkan apa yang yang dimintanya di ATM. Perlu diketahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data maupun PIN . Ini karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass through request) ke sistem komputer bank bersangkutan.
Maaf pak.numpang ikutan kuliah ppi nya ya pak.
Topiknya hot bgt pakk…Kebetulan di tempat rizal bekerja juga menyediakan mesin atm + instalasi dan software. Mang sich securitynya at perluu diperhatikan lagi… coba ja kalau mesin atmnya dibawa pencurii..sekian dl ya pa.ntar disabung lagi
pak, boleh tau ga. cara kerja dari atm. contohnya, kantor pusat bank kita ada di jakarta (indonesia), terus kita narik uang dari london atau kita bayar barang yang kita beli dari toko yang ada di new york.
jaringannya itu bagaimana?
terima kasih pak.
numpang lewat….
Cara kerja ATM ya… begitu !
Judaism says : I absolutely agree with this !
cara kerja kartu atm dan rahasianya
dann……kalau seandainya,saya gunakan atm saya dan memasukkan pin orang lain,,,,,apakah bisa….
kebtulan q dari P.T. andalan sagat pentng bgt crana bsa mengatasi mesin sndri tanpa bantuan tehnisi,,,
tolg klo bs diperjelas lagi cra mengatasi problem kyk CH,FOULTED,DISPENSER FAULT,GANTI IP HOST,dlldri smua jenis msn ATM
Wah beragam kali komentar mahasiswa Pak Busran tentang ATM. Dari yang sekian, saya cuma mau tanya ATM = Mesin Uang?
O, karena mesin ini bisa ngeluarin uang gitu. Gimana ya cara ATM bikin uang?
pak ada file yang lengkap g’ tentang ATM ini? soalnya saya pengen tahu bagaimana sistem kerja dari atm ini baik dalam sesama bank ataupun berbeda bank. kalau ada terimakasih banyak ya pak.
ada yang tau struktur kendali mesin ATM ga ………………pls
wah bagus juga yah jadi tahu mengenai atm, satu lagi selain http://x-riverside.co.cc yang barusan saya kunjungi.